[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]BP/USD bergerak sideway bearish pada kisaran 1.4488 dan diperkirakan akan kembali bearish untuk menyelesaikan wave iii.

Investor tetap fokus pada isu Brexit mendatang yang hanya tinggal 4 minggu lagi. Menurut CNBC, Inggris akan jatuh ke dalam resesi selama setahun jika memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa. Analisis Keuangan menunjukkan bahwa pertumbuhan bisa 3,6 persen lebih rendah jika Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa, dibandingkan dengan perkiraan untuk pertumbuhan lanjutan setelah pemungutan suara untuk tetap dalam Uni Eropa. Hal ini akan menghasilkan resesi mirip pada awal 1990-an, tetapi tidak seburuk 2008.

Sementara itu, polling The Financial Times untuk jajak pendapat menempatkan 47 persen untuk tetap di Uni Eropa dan keluar dari Uni Eropa sebesar 40 persen, hal mana menunjukkan bahwa peringatan masalah ekonomi yang serius dari Departemen Keuangan, Bank of England, Dana Moneter Internasional dan lain-lain mulai beresonansi. Pasar taruhan sekarang menempatkan peluang Inggris tetap di Uni Eropa pada angka sekitar 80 persen.[/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://www.seputarforex.com/sfmateri/sf_090513_265067_1.png” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]